Six Sigma

Halaman ini adalah rangkuman saya ttg training six sigma green belt yg saya ikuti. Utk sekadar perkenalan bahwa metode2 yg diadopsi di six sigma ini adalah metode2 yg tidak baru sama sekali. Six sigma meletakkan pondasi atau koridor utk mengidentifikasi dan menyeleseikan masalah secara sistematis. Koridor ini disebut sbg fase Define, Measure, Analyze, Improve, dan Control (DMAIC). Di setiap fase2 (koridor2) inilah, six sigma mengelompokkan metode2 yg sudah ada tsb agar digunakan dgn efisien dan efektif.

Mungkin ada beberapa atau malah banyak dari metode2 ini yg menurut kita sudah “wajar” utk kita lakukan. Atau sudah semestinya kita berpikir secara sistematis spt ini. Akan tetapi, spt yg dikatakan oleh trainer saya itu bahwa, di dunia ini ada banyak orang yg bisa berpikir secara sistematis secara alami dan jg tidak sedikit orang yg kurang bisa berpikir secara sistematis. Nah, six sigma ini ditujukan terutama utk kelompok terakhir, yaitu orang2 yg kurang bisa berpikir secara sistematis. Untuk mereka yg secara alami sudah terbiasa berpikir sistematis, six sigma adalah salah satu perangkat (tool) yg bisa digunakan pada saat dan situasi yg tepat.

Fase2 dalam Six Sigma:

  1. Define
  2. Measure
  3. Analyze
  4. Improve
  5. Control

Dan sedikit ttg Lean.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: