Fire and Materials Eng.

Apa yg terjadi ketika suatu material terbakar? Apakah kayu itu terbakar? Bagaimana cara kita mengetahui seberapa besar api yg dihasilkan dr material yg terbakar? Apakah api itu bisa dihitung? Apa kriteria yg digunakan utk membedakan material yg satu dgn material lainnya ketika mereka terbakar? Yg mana yg lbh berbahaya?

Jawaban dr pertanyaan2 di atas merupakan dasar kita utk mengenal suatu bidang yg gak ada jurusannya di kampus mana pun di Indonesia. Di negara2 skandinavia, yg memiliki banyak konstruksi dgn bahan dasar kayu, umumnya memiliki pusat riset atau departemen yg khusus meneliti ttg perilaku material terhadap api (reaction to fire performance). Pusat2 riset atau departemen2 itu lbh dikenal dgn nama Fire Safety Engineering for Building Constructions.

Nah, di halaman ini kita akan berbagi pengetahuan mengenai hal ini, Fire and Materials Engineering. Knp saya sebut dgn Fire and Materials Engineering? Produk2 di pasar internasional, khususnya di bidang building constructions, mesti mengikuti banyak peraturan2 di bidang fire safety krn menyangkut nyawa banyak orang. Ujung2nya, sebuah perusahaan yg memproduksi material utk bangunan (building) diharuskan utk melakukan berbagai macam fire tests sblm bisa memasarkan produknya di negara tertentu. Dan, material2 itu direkayasa (engineered) sedemikian rupa sehingga bisa lolos dr fire tests tsb.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: