Pengenalan garam

Sejarah garam

Garam bisa dianggap sebagai komoditi tertua yg pernah dimiliki oleh manusia. Pada awalnya, garam digunakan sebagai bahan makanan dan sebagai pengawet. Sekitar tahun 1450 SM, terdapat lukisan produksi garam di Mesir kuno. Publikasi farmakologi tertua di Cina kuno memuat ttg garam di tahun 2700 SM. Sebegitu pentingnya garam pada zaman dahulu membuat garam dimonopoli oleh pemerintah. Garam menjadi komoditi utama. Sampai2 prajurit Romawi kuno diberikan garam sbg gajinya. Garam ini disebut “salarium argentums”, cikal bakal kata “salary” dalam bahasa Inggris. Sementara kata “soldier” itu sendiri berasal dari bahasa Latin yg berarti “sal dare” atau “to give salt”. Kerajaan Romawi kuno telah memiliki infrastruktur jalan yg sgt baik dan terhubungkan dgn banyak kota di sekitarnya. Salah satunya adalah “via salaria” atau “jalan garam”, yg menghubungkan Roma ke pantai Adriatic utk transportasi garam. Jalur ini dijaga oleh tentara, dan mereka digaji dgn garam!

Kegunaan dan komposisi garam

Secara teknis, garam merupakan NaCl dan zat2 pengotornya. Penggunaan garam menentukan tipe dan kadar zat2 pengotor tsb. Di antara kegunaan garam adalah:

  • garam dapur yg biasa kita konsumsi. Zat pengotornya berupa iodine, iron, folic acid, dan mungkin jg fluoride
  • garam utk pengawet makanan biasanya ditambahkan nitrit
  • garam utk chips spt potato chips atau kacang garing, biasanya ditambahkan sodium atau postassium ferrocyanide
  • garam utk makanan hewan ternak, sama spt kita
  • pengolahan air utk water-softening dan disinfeksi lewat chlorine
  • aplikasi de-icing dgn titik terendah pada -21.12oC pada konsentrasi 23.31wt%.
  • industri farmasi spt pembuatan larutan garam utk injeksi, atau utk hemodialyis
  • industri lain spt tekstil (dye), logam, karet, keramik, dan oil & gas drilling
  • industri kimia, spt gbr di bawah, yg merupakan konsumen terbesar industri garam

Garam1

Kebutuhan garam Indonesia

Data terakhir (2013) menunjukkan bahwa kebutuhan garam konsumsi Indonesia adalah sekitar 1.5 juta ton. Garam konsumsi ini sebanyak mungkin disuplai dari produksi dalam negeri. Impor garam utk garam konsumsi tidak diperbolehkan karena bisa mematikan industri garam dalam negeri.

Sementara kebutuhan garam industri sebesar 1.8 juta ton. Garam utk industri merupakan garam dgn tingkat kemurnian yg sangat tinggi. Dan ternyata, Indonesia tidak memiliki satu pun pabrik pengolahan garam yg mampu menghasilkan garam dgn kemurnian yg diperlukan utk industri. Alhasil, garam utk industri diimpor sepenuhnya. Kebanyakan berasal dari Australia.

Sbg perbandingan, di tahun 2006, berikut adalah produksi garam di beberapa Negara.

Garam17

Tulisan2 berikutnya akan membahas sedikit ttg:

2 Comments (+add yours?)

  1. langitsenjadangerimis
    Jan 06, 2014 @ 12:43:36

    Salam Kenal, Pak. Kebetulan Project Plant Design waktu kuliah adalah design pabrik garam industri, hehe, jadi nostalgia nih. Kami menggunakan multi effect evaporator. Senang sekali bisa mendapat materi (lagi) dari blog ini.

    Reply

    • zapthegreat
      Jan 06, 2014 @ 14:18:14

      Oya? Klo saya boleh tau, kenapa diminta utk desain pabrik garam industri? Apa Mbak (?) tau di mana aja pabrik garam industri di Indonesia? Tugas desainnya jg termasuk brine purification? Klo boleh saya belajar lebih lanjut, boleh laporannya dikirim ke saya? Email saya: orang.mantab@gmail.com.

      Terima kasih,
      Zulfan

      Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: