Proses pemisahan air dari asam asetat

Berikut adalah tulisan saya di milis teknik kimia mengenai proses pemisahan air dari asam asetat.

—————————————————————————————————————————————————————

Karena saya gak mengerti sistem asam asetat dan air, begini cara saya berpikir. Saya lihat dulu property benda2 yg ingin kita pisahkan. Sekilas properties asam asetat dari Wiki (ntah valid atau gak :D), sbb:
Properties
Molecular formula C2H4O2
Molar mass 60.05 g mol−1
Appearance Colourless liquid
Density 1.049 g cm-3
Melting point
16-17 °C, 289-290 K, 61-62 °F
Boiling point
118-119 °C, 391-392 K, 244-246 °F
Solubility in water Miscible
log P -0.322
Acidity (pKa) 4.76
Basicity (pKb) 9.198
Viscosity 1.22 mPa s
Dipole moment 1.74 D

Dengan melihat data2 di atas, kita punya kesimpulan sbb:
1. Densitasnya hampir sama dengan air, berarti kita gak bisa memisahkannya berdasarkan densitas spt proses sedimentasi
2. Sangat soluble dengan air. Dan asam asetat larut dlm senyawa polar dan non polar rantai pendek. Proses spt ekstraksi tdk bisa kita gunakan.
3. Boiling point cukup dekat dgn air pada 1 atm. Klo kita lihat VLE nya spt gbr di bawah (dpt dr Dortmund Data Bank yg ternyata cuma punya pada tekanan rendah ;p), proses pemisahannya akan susah (memerlukan jumlah stage yg banyak atau packing yg tinggi), dan akan terbentuk azeotrop pada konsentrasi air yg tinggi. Anyway, blom tau saya apakah dgn menaikkan tekanannya lbh tinggi lg akan bisa menghilangkan atau memindahkan titik azeotrop tsb atau gak. Patut disimulasikan lwt Aspen Plus atau Hysys atau yg lainnya. Klo gak, ya terpaksa kita tambahkan satu zat lg sebagai entrainer. Mungkin ini yg Bapak maksud dgn distilasi azeotrop?
4. Klo melihat melting point, dan mempertimbangkan data solid-liquid equilibrium spt gbr di bawah ini, dan jg tergantung seberapa besar konsentrasi asam asetat dlm feed yg Bapak punya, mungkin kita bisa bikin kristal asam asetat atau kristal air (alias es). Kemudian si solid dan liquidnya bisa dipisahkan dgn sedimentasi.
Dari emailnya, gak terlalu jelas jg bagi saya kemurnian yg diperlukan dan konsentrasi umpannya. Anyhow, repot jg ya ternyata untuk memisahkannya dgn teknologi konvensional spt di atas, hehhee… Sptnya kita perlu melirik ke teknologi2 yg tak konvensional, yg saya jg blom tau😀

 ———————————————————————————————————————————————–

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: