R2 atau coefficient of determination

Di pemodelan dgn menggunakan data atau lbh dikenal dgn regresi, ada sebutan R2 atau coefficient of determination. Nilai ini secara praktis menyatakan seberapa dekat fungsi regresi yg kita gunakan dgn data yg digunakan sbg acuan. R2 didefinisikan secara matematis sbb:

Di mana:

SS merupakan sum of squares atau lebih dikenal dgn variations. Error SS disebut jg dgn unexplained deviation atau penyimpangan yg gak bisa dijelaskan oleh model yg dikembangkan. Sebaliknya, regression SS dikenal sbg explained deviation. Model yg akurat mampu memprediksi dgn cukup tepat sehingga memiliki Error SS yg jauh lbh kecil drpd Regression SS. Akhirnya akan diperoleh nilai R2 yg tinggi.

Valid tidaknya model yg dikembangkan bisa dilihat dr plot residuals terhadap independent variable atau predictornya. Jika plotnya terlihat random atau tidak ada pattern yg bisa dikenali, maka model yg dikembangkan sudah cukup representatif.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: